Breaking News
Trending Tags

Indef: Ekspor nonmigas perlu didiversifikasi ke Asia Selatan

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026 16:28 WIB
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), M Rizal Taufikurahman, menekankan urgensi diversifikasi pasar ekspor untuk mengurangi risiko dari konsentrasi pasar tradisional.

Saat ini, ekspor nonmigas Indonesia terfokus pada pasar seperti China, Jepang, dan Australia sehingga perlu percepatan diversifikasi pasar ekspor ke kawasan lain untuk mengurangi kerentanan terhadap perlambatan dan gejolak geopolitik.

Pemerintah diminta menyiapkan strategi komprehensif yang mendukung upaya diversifikasi pasar ekspor melalui langkah-langkah kebijakan terpadu dan dukungan institusional.

Menurut Rizal, langkah yang harus diprioritaskan meliputi penguatan diplomasi dagang dan percepatan perjanjian perdagangan seperti PTA/FTA untuk membuka akses pasar baru di Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin serta memperkuat perdagangan intra-ASEAN.

Selain itu, pembiayaan ekspor yang lebih mudah diakses, standardisasi ESG, dan sistem traceability dinilai krusial agar produk Indonesia memenuhi persyaratan rantai pasok internasional yang semakin ketat.

Peningkatan agregasi UMKM ekspor juga disebut penting untuk memasukkan produk lokal ke rantai pasok baru yang terbentuk akibat fragmentasi global, sehingga manfaat pertumbuhan dapat lebih tersebar.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less