Breaking News
Trending Tags

Emas spot turun 0,5% ke US$4.144,36/ons imbas bunga tinggi

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026 09:05 WIB
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Harga emas tercatat turun setelah reli singkat pada awal pekan, dengan emas spot turun 0,5 persen ke 4.144,36 Dolar AS per ons dan emas berjangka AS melemah 0,3 persen ke 4.157,40 Dolar AS per ons.

Tekanan terhadap harga emas mengikuti sentimen pasar yang berubah setelah data tenaga kerja AS yang lebih lemah sempat mendorong logam mulia mencapai level tertinggi dua pekan sebelumnya.

Kenaikan harga minyak pasca serangan terhadap dua kapal tanker di Selat Hormuz serta meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS menjadi pemicu utama, seiring investor menilai risiko inflasi meningkat dan memengaruhi persepsi terhadap harga emas.

Prospek suku bunga tetap menjadi fokus pasar.

Data FedWatch memperlihatkan peluang 60 persen untuk kenaikan suku bunga pada September mendatang.

Akibatnya, pelaku pasar menunggu rilis risalah rapat kebijakan (FOMC) bulan Juni untuk mendapatkan arahan lanjutan mengenai jalur kebijakan moneter AS.

Ekspektasi suku bunga tinggi otomatis mengurangi daya tarik emas karena instrumen ini tidak memberikan imbal hasil bunga.

Namun, tekanan penurunan terbatas oleh sentimen positif dari Asia.

Bank Sentral China (PBOC) melanjutkan akumulasi emas selama 20 bulan berturut-turut, menambah cadangan menjadi 75,44 juta troy ounce hingga akhir Juni.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less