Breaking News
Trending Tags

APBN 2026 diperkirakan defisit 2,85% PDB

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026 09:44 WIB
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Pemerintah memproyeksikan defisit anggaran mencapai Rp734,3 triliun atau 2,85 persen terhadap PDB untuk APBN 2026.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan proyeksi tersebut dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR RI pada Selasa 7 Juli 2026.

Menurut Purbaya, langkah ini ditempuh untuk menjaga kredibilitas fiskal sambil mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dengan defisit anggaran terkendali.

Pendapatan negara hingga akhir tahun diperkirakan mencapai Rp3.208,1 triliun atau 101,7 persen dari target APBN.

Sementara belanja negara diproyeksikan sebesar Rp3.942,4 triliun atau 102,6 persen dari pagu APBN.

Proyeksi pendapatan dan belanja tersebut menghasilkan angka defisit yang masih berada di bawah batas aman 3 persen PDB.

Di sisi realisasi, sepanjang Semester I 2026 pendapatan negara tercatat Rp1.459,4 triliun atau 46,3 persen dari target APBN.

Pendapatan itu tumbuh 21,4 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Capaian pendapatan semester pertama didorong oleh penerimaan perpajakan sebesar Rp1.187,8 triliun.

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tercatat Rp271 triliun.

Sementara realisasi belanja negara hingga Semester I mencapai Rp1.656 triliun atau 43,1 persen dari pagu APBN.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less