Breaking News
Trending Tags

Penyeragaman kemasan ancam pembelian cengkeh; IHT serap 97%

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026 18:37 WIB
  • visibility 63
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Rencana penyeragaman kemasan rokok menuai kekhawatiran karena berpotensi menekan mata pencaharian petani cengkeh dan stabilitas industri hasil tembakau (IHT).

Asosiasi Produsen Rokok Indonesia (APCI) menyatakan bahwa IHT menyerap sekitar 97 persen produksi cengkeh yang berasal dari 10 provinsi sentra cengkeh di Indonesia.

Wakil Ketua APCI, Heru Wardhana, memperingatkan bahwa kebijakan seperti penyeragaman kemasan rokok dapat mengurangi kemampuan industri dalam memasarkan produk dan berimplikasi langsung pada pembelian bahan baku dari petani.

Heru menegaskan bahwa cengkeh dan tembakau adalah tulang punggung bagi produksi rokok kretek serta menjadi komoditas ekspor penting bagi negara.

Menurutnya, ketika industri terganggu oleh aturan yang terlalu ketat, petani cengkeh di hulu akan menjadi pihak pertama yang merasakan tekanan ekonomi.

Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (RPMK) yang diusulkan Kementerian Kesehatan menghadirkan opsi menggunakan warna Pantone 448C untuk keseluruhan kemasan.

APCI menilai langkah tersebut kontraproduktif terhadap upaya pemberdayaan petani dan keberlangsungan industri dalam negeri.

Heru menolak wacana itu dengan alasan bahwa penyeragaman kemasan rokok akan mempersulit proses pemasaran dan mengurangi pembelian bahan baku dari petani.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less