Breaking News
Trending Tags

MoU Pertamina-Boeing dorong potensi 2,2 juta barel/hari SAF

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026 23:43 WIB
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Pertamina dan Boeing menandatangani nota kesepahaman untuk mempercepat pengembangan Sustainable Aviation Fuel (SAF) sebagai bagian dari upaya dekarbonisasi sektor penerbangan di Indonesia.

Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung transisi energi menuju target Net Zero Emission serta memperkuat rantai pasok nasional bagi Sustainable Aviation Fuel (SAF).

Dalam ruang lingkup MoU, kedua perusahaan akan mengeksplorasi identifikasi bahan baku, pengembangan teknologi pengolahan, dan dukungan kebijakan guna mempercepat penerapan Sustainable Aviation Fuel (SAF).

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri menegaskan bahwa aliansi strategis tersebut dilihat sebagai investasi jangka panjang untuk membangun ekosistem industri yang kompetitif.

Pernyataan resmi terkait kerja sama ini disampaikan dalam keterangan tertulis, Rabu, 8 Juli 2026.

Laporan ASEAN 2050 SAF Outlook menyebut Indonesia diproyeksikan memiliki potensi surplus produksi SAF terbesar di kawasan, mencapai sekitar 2,2 juta barel per hari pada 2050.

Boeing memperkirakan lalu lintas penumpang udara di Asia Tenggara akan tumbuh rata-rata 7 persen per tahun, dengan kebutuhan sekitar 4.885 pesawat baru hingga 2044.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less