Breaking News
Trending Tags

Emas turun ke US$4.067/ons terdampak ketegangan geopolitik

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026 09:14 WIB
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Tekanan terbaru pada pasar dipicu oleh turunnya harga emas setelah pengumuman berakhirnya kesepakatan sementara antara Presiden AS Donald Trump dan Iran.

Sentimen geopolitik mendorong pelaku pasar merevisi ekspektasi, sehingga harga emas spot terkoreksi ke 4.067,39 Dolar AS per ons.

Selain itu, kontrak berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Agustus ditutup melemah di level 4.082,40 Dolar AS per ons, yang menambah tekanan pada harga emas di bursa global.

Perdagangan logam mulia lainnya juga tertekan pada sesi yang sama.

Perak spot anjlok 2,9 persen menjadi 58,25 Dolar AS per ons.

Platinum terpantau turun 3,6 persen ke posisi 1.580,92 Dolar AS per ons.

Kondisi ini muncul bersamaan dengan eskalasi konflik regional terkait insiden kapal tanker di Selat Hormuz.

Iran melancarkan serangan balasan ke fasilitas militer AS di Bahrain dan Kuwait usai insiden tersebut.

Respons militer itu memicu lonjakan risiko yang langsung mempengaruhi pasar komoditas dan energi.

Harga minyak mentah melonjak lebih dari 5 persen seiring memburuknya ketegangan kawasan.

Kenaikan energi semacam ini diwaspadai karena berpotensi mendorong inflasi lebih tinggi di banyak negara.

Peningkatan inflasi diperkirakan dapat mendorong bank sentral untuk memperketat kebijakan moneter lebih agresif.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less