Breaking News
Trending Tags

BEI Tanggapi Peringatan S&P DJI soal Eksposur Rp8,3T

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026 09:52 WIB
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Isu transparansi pasar modal kembali menjadi titik perhatian setelah muncul kekhawatiran tentang posisi Indonesia dalam indeks saham global.

Desas-desus di pasar menyebutkan nilai eksposur saham Indonesia dalam indeks S&P DJI mencapai Rp8,3 triliun, yang memicu respons dari regulator.

Menurut BEI, proyeksi keluarnya dana asing yang berisiko tidak sebesar angka tersebut, kata Irvan Susandy, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, sambil menekankan pentingnya transparansi pasar modal dalam penilaian ini.

Irvan menegaskan ancaman penarikan modal tetap ada tetapi tidak bersifat instan karena S&P DJI memberikan masa tenggang evaluasi selama satu tahun sebelum mengambil langkah definitif.

Bursa Efek Indonesia telah mengagendakan dialog terbuka dengan S&P DJI untuk membahas kriteria indeks dan implikasinya terhadap pasar domestik.

Pembicaraan ini juga melibatkan manajer investasi dan anggota bursa sebagai upaya koordinasi yang lebih luas mengenai transparansi pasar modal.

Bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self-Regulatory Organization (SRO), BEI mempercepat reformasi struktur pasar untuk memperbaiki tata kelola dan akuntabilitas.

Salah satu fokus kebijakan adalah memperketat pengawasan terhadap saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC) yang mendapat sorotan penyedia indeks.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less