Biodiesel B50 Hemat Devisa Rp170 Triliun, Prabowo Dorong B60
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026 00:29 WIB
- visibility 122
- comment 0 komentar
- print Cetak

B50 Hemat Devisa Rp170T, Prabowo Minta Kembangkan Ke B60
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dalam pidatonya, Prabowo menilai masa depan ekonomi nasional sangat menjanjikan bila upaya pemberantasan kejahatan dan penguatan tata kelola dilanjutkan.
Pemerintah memandang peningkatan kesejahteraan petani sebagai indikator nyata keberhasilan pembangunan yang harus terus dijaga.
Menurut laporan yang diterima Presiden, daya beli petani meningkat terlihat dari pertumbuhan pembelian kendaraan serta lebih banyak petani yang mampu menunaikan ibadah umrah.
Presiden menyatakan bahwa tujuan pembangunan adalah kemakmuran rakyat dan menolak normalisasi kemiskinan di tengah kekayaan negara.
Di depan para ilmuwan, akademisi, dan jajaran Pertamina, Prabowo mendorong agar inovasi dalam bahan bakar nabati terus ditingkatkan.
Ia meminta agar pengembangan tidak berhenti pada B50 dan mendorong penelitian menuju formulasi dengan kandungan energi nabati yang lebih tinggi, termasuk opsi B60.
Prabowo menyampaikan terima kasih secara khusus kepada para peneliti dari kampus-kampus serta jajaran Pertamina yang terlibat dalam pengkajian ini.
Sebagai pengakuan, Presiden menginstruksikan pendataan nama-nama yang berjasa dalam proses pengembangan Biodiesel B50 untuk diberikan tanda kehormatan.
Dalam laporan yang disampaikan kepadanya disebutkan perjalanan pengembangan dimulai dari B2,5 tahun 2008 hingga B50 tahun 2026 melalui 8 tahap, dan B50 diluncurkan oleh Presiden ke-8.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




