Bendungan Rukoh perkuat pangan Pidie dengan Rp1,7 triliun
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026 03:47 WIB
- visibility 51
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bendungan Rukoh Perkecil Kerugian Dan Dukung Pangan Pidie
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Bendungan Rukoh pada Jumat (10/7/2026), sebuah proyek infrastruktur air yang dirancang untuk mendukung ketahanan pangan dan perlindungan dari bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie, Aceh.
Bendungan Rukoh menampung 128,65 juta meter kubik dengan luas genangan sekitar 687 hektare, sehingga menjadi salah satu aset penting pengelolaan sumber daya air di wilayah tersebut.
Pencapaian kapasitas itu juga dimaksudkan untuk fungsi mitigasi; Bendungan Rukoh mengalokasikan 51 hektare untuk reduksi banjir dan dikonstruksi agar mampu menahan luapan pada periode ulang 50 tahunan.
Sistem tampung ini berada di aliran Sungai Krueng Rukoh dan menerima suplai dari Bendung Pengarah Sungai Krueng Inong.
Manfaat utama operasionalnya adalah pengairan; proyek diproyeksikan mengairi Daerah Irigasi Baro Raya seluas 12.194 hektare yang tersebar di Kecamatan Keumala dan Kecamatan Sakti.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa keberadaan bendungan dan jaringan irigasinya memungkinkan peningkatan intensitas tanam menjadi tiga kali musim tanam dalam setahun.
Dengan target Indeks Pertanaman naik dari 191% menjadi 300%, lahan yang semula hanya dua kali tanam per tahun diharapkan mencapai produksi sekitar 6 ton per hektare.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



