Kemenkop Gelar Magang Pengurus KDKMP Diikuti 90 Peserta
- account_circle khasanah
- calendar_month Minggu, 23 Agt 2026 21:23 WIB
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

Magang Pengurus KDKMP: Percepat Replikasi Model Bisnis Desa untuk Pembangunan Berkelanjutan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Di sektor pertanian, aktivitas magang berlangsung di Kopontren Al-Ittifaq, Bandung, yang mengedepankan model pertanian terpadu yang mengkombinasikan produksi, manajemen, dan akses pasar modern.
Pendekatan di Al-Ittifaq juga dirancang untuk memberdayakan masyarakat dan santri sehingga pengalaman magang bersifat teknis sekaligus sosial dan manajerial.
Menurut penyelenggara, komponen kompetensi utama yang dikembangkan meliputi budidaya pertanian, kewirausahaan, pengelolaan hasil panen, serta penguatan kedisiplinan dan kemandirian pengurus.
Sementara itu, Kopontren Sunan Drajat di Lamongan difokuskan pada transformasi digital untuk pengembangan UMKM (Santripreneur) dan penerapan sistem koperasi berbasis desa.
Inisiatif ini mencakup pengembangan usaha ritel seperti produk makanan dan minuman serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan memperluas jangkauan pasar pada sektor perdagangan, perhotelan, dan jasa keuangan syariah.
Penyelenggara berharap pengalaman magang pengurus koperasi melahirkan pengurus yang tidak hanya meniru praktik yang ada, tetapi juga mampu membangun model bisnis berkelanjutan yang dapat direplikasi di desa masing-masing.
Program Magang Bagi Pengurus KDKMP Sektor Serba Usaha dan Sektor Pertanian berlangsung delapan hari pada 23–30 Agustus 2026 dengan 90 peserta, terdiri atas 54 pengurus sektor serba usaha dan 36 pengurus sektor pertanian.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




