SWAP Targetkan Rp45,22 miliar dari IPO untuk Ekspansi
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 24 Agt 2026 09:19 WIB
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

SWAP Bawa Riset UGM ke Bursa: Targetkan Rp45 Miliar Lewat IPO untuk Inovasi dan Pertumbuhan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Perusahaan manufaktur alat kesehatan dan produk herbal Swayasa Prakarsa mengajukan pencatatan saham perdana dengan kode SWAP di Bursa Efek Indonesia.
Penawaran saham ini merupakan langkah komersialisasi hasil hilirisasi riset Universitas Gadjah Mada oleh Swayasa Prakarsa.
Perusahaan menawarkan sebanyak-banyaknya 323 juta lembar saham baru (3,23 juta lot) yang setara dengan 30,3 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh pasca-IPO.
Masa penawaran awal atau book building dijadwalkan berlangsung pada 24 Agustus 2026 hingga 27 Agustus 2026.
Harga penawaran ditetapkan pada kisaran Rp130 hingga Rp140 per saham.
Target perolehan dana segar dari penawaran ini berkisar antara Rp41,99 miliar hingga Rp45,22 miliar.
Swayasa Prakarsa didirikan pada Januari 2012 dan mulai beroperasi secara komersial pada 2014.
Pengembangan usaha dijalankan melalui unit-unit strategis seperti Gama Herbal Indonesia untuk produk herbal dan Gamafood untuk produksi makanan kesehatan.
Saham dengan kode SWAP telah diklasifikasikan sebagai efek syariah, yang diharapkan menarik investor berbasis kepatuhan syariat dan kriteria ESG.
Perusahaan mencatatkan total aset sebesar Rp31,78 miliar per 28 Februari 2026.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




