Rupiah ke Rp17.699 menguat oleh aksi di DPR dan Hormuz
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 28 Agt 2026 11:15 WIB
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

Rupiah Menguat: Sentimen Global & Kebijakan BI yang Mempengaruhi Pasar Keuangan Indonesia
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ibrahim menambahkan bahwa Iran dan Oman sedang memfinalisasi rincian kesepakatan terkait pengelolaan Selat Hormuz.
Selain faktor geopolitik, pelaku pasar juga memfokuskan perhatian pada agenda ekonomi Amerika Serikat.
Rilis data klaim awal tunjangan pengangguran mingguan dan pidato Gubernur The Fed Kevin Warsh pada Simposium Jackson Hole dipandang berpotensi memberi sinyal arah suku bunga AS.
Dengan kombinasi faktor domestik dan internasional tersebut, Ibrahim memperkirakan pergerakan nilai tukar akan berada dalam kisaran Rp17.740–Rp17.790 per Dolar AS pada perdagangan hari ini.
Para pelaku pasar dan pembuat kebijakan mencermati perkembangan ini untuk menjaga stabilitas ekonomi domestik serta memperhatikan pasokan energi global.
Secara ringkas, pantauan volatilitas tetap tinggi sementara fokus berita ekonomi global dan dinamika politik domestik terus memengaruhi pasar mata uang.
Investor dianjurkan mengikuti data dan pernyataan resmi dari otoritas terkait seiring perkembangan situasi.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




