BeritaJABAR

Gempa Mengguncang Pangandaran Selepas Subuh

BANDUNG – Gempa melanda kawasan Pangandaran, Senin (13/5/2019) pagi.

Akun Twitter BMKG menyebutkan gempa tersebut berkekuatan 4,3.

Gempat tercatat terjadi pukul 05.45.54.

Menurut BMKG pusat gempa berada di laut 91 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran.

Gempa terjadi di kedalaman 35 kilometer.

Akibatnya, guncangan gempa terasa II MMI di Pangandaran.

Tanda jika terjadi gempa berskala II MMI yaitu getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Hingga saat ini tak dikabarkan ada dampak dari gempa yang terjadi selepas subuh di Pangandaran.

Sekitar dua bulan lalu, gempa juga mengguncang Pangandaran.

Gempa mengguncang Priangan Timur Kamis (21/3/2019) malam ini.

Akun Twitter BMKG mengabarkan gempa terjadi pukul 22.03.07.

Gempa tersebut berkekuatan 4,7. Pusat gempa berada di laut sekitar 72 kilometer dari Kabupaten Pangandaran.

Kedalaman gempa bumi yang terjadi beberapa saat lalu sekitar 60 kilometer.

Gempa dirasakan di Pangandaran, Tasikmalaya, Ciamis, dan Cilacap.

Goncangan gempa sekitar II-III MMI.

Plt Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Drs Yusuf Supriyadi dalam rilis tertulisnya mengatakan, ditinjau dari lokasi epicenter dan kedalaman hiposenternya tampak bahwa gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal.

Ini akibat aktivitas Zona Subduksi (Megathrust) di selatan Pulau Jawa.

Di mana Lempeng Indo-Australia menyelusup menunjam kebawah Lempeng Eurasia.

Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Tasikmalaya dengan skala intensitas II-III MMI.

Gempa juga terasa di Ciamis dengan skala intensitas II-III MMI.

Di Pangandaran gempa terasa dengan skala intensitas II-III MMI dan di Cilacap dengan skala intensitas II MMI.

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close
Close