Berita

Gubernur Jabar Soroti Satwa di Bunbin Terancam Kelaparan Akibat Imbas Corona

Hasanah.id– Saat ini kebun binatang (KB) tengah mati suri sejak pandemi COVID-19 ini merebak. 60 KB yang tergabung dalam PKBSI sudah tutup sejak pertengahan Maret lalu, hal ini menjadi dilema, karena berbuntut pada menipisnya pakan untuk menjaga kelangsungan hidup satwa di dalamnya. Hal ini disampaikan Perhimpunan Kebun Binatang se-Indonesia (PKBSI).

Humas dan Promosi PKBSI Sulhan Syafi’i dalam keterangannya mengatakan, 92 persen KB yang tergabung dalam PKBSI memiliki kemampuan bertahan untuk pemberian pakan selama satu bulan.

“Sedangkan KB yang mampu bertahan dalam menyediakan pakan selama jangka waktu 1-3 bulan sebanyak 5,2 persen, dan KB yang bisa memberi pakan lebih dari tiga bulan hanya berkisar 2,63 persen,”ungkap Sulhan.

Dilain pihak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menawarkan opsi untuk kelangsungan hidup para satwa, khususnya di karnivora di berbagai kebun binatang yang terdampak COVID-19.

“Saya kira nanti kita diskusikan karena yang namanya manusia atau hewan juga sama-sama perlu kita lindungi ya. Sementara ini sebetulnya ada satu solusi yang ada di lapangan salah satunya kan ayam ini kan daging ayam tidak terserap,” kata dia di Gedung FMIPA UNPAD, Kota Bandung, Kamis (14/5/2020).

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengatakan, harga ayam yang turun bisa dijadikan alternatif untuk pakan satwa di kebun binatang. Ia tak menutup opsi lainnya, yang mungkin bisa dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya satwa mati karena kelaparan.

“Kedua apakah ada bantuan pemerintah ? nanti kita akan bicarakan karena kebun binatang di Jabar kan kebanyakan milik swasta, jadi kami harus cek dulu apa betul karena cash flow-nya tidak ada dan lain sebaginya,” ucapnya.

Kang Emil melanjutkan, saat ini pihaknya tengah fokus terlebih dahulu mengotak-atik APBD agar semua warga Jabar bisa terlindungi dari dampak COVID-19. “Kami sedang fokus dulu, dan APBD untuk warga Jabar khususnya di bansos yang total perhari ini kami bersama kota dan kabupaten menyiapkan dana COVID-19 ini Rp 11,8 triliun,”pungkasnya.

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close
Close