Breaking News
Trending Tags
Beranda » Berita » Gunung Anak Krakatau Siaga Berpotensi Picu Tsunami, Ini Kata Ahli

Gunung Anak Krakatau Siaga Berpotensi Picu Tsunami, Ini Kata Ahli

  • account_circle hasanah editor
  • calendar_month Kamis, 27 Des 2018
  • visibility 508
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BMKG mengimbau warga untuk waspada terhadap potensi tsunami karena Gunung Anak Krakatau kini dalam status siaga (level III). Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang meningkat ini diwaspadai dapat kembali memicu terjadinya tsunami.

Ketua Ikatan Ahli Tsunami Gegar Prasetya mengatakan sudah melihat citra satelit kondisi Gunung Anak Krakatau. Saat ini dimensi gunung yang ada di Selat Sunda itu sudah tinggal seperempat.

“Semalam saya dapat citranya, aktifnya sepertinya semalam. Sekarang cuma seperempat, cuma sekitar segitu,” kata Gegar saat dihubungi, Kamis (27/12/2018).

Dia mengatakan hal yang mesti diketahui pertama yakni dimensi dari Gunung Anak Krakatau. Setelah itu baru dapat diperkirakan potensi besarnya tsunami yang bisa terjadi.

“Cuma apakah tsunami atau tidak, perlu dilihat struktur dari volcano-nya masih komplet nggak? Karena itu yang menentukan nantinya seberapa besar tsunami yang bisa dibangkitkan,” ucap Gegar.

Menurutnya, penting untuk memiliki batimetri atau penampakan dimensi gunung di bawah air. Selain itu diperlukan observasi langsung ke lokasi.

Secara umum, Gegar menjelaskan ada empat aktivitas Gunung Anak Krakatau yang dapat memicu terjadinya tsunami. Hal yang paling pertama yakni erupsi dari gunung tersebut. Erupsi bisa menyebabkan terjadinya guguran material yang memicu terjadinya longsor dalam laut. Selain itu erupsi yang kuat bisa memunculkan getaran yang kuat hingga kemudian memicu terjadinya gelombang air.

“Pertama, kalau dia gunung aktif pasti erupsi. Jadi letusan itu apakah dari kolaps kolom atau guguran lava pijar yang jatuh. Selain itu kalau getaran kuat, kalau menyemburkan dia meledak, kalau meledak akan menghasilkan getaran dari tekanan ya,” ucap Gegar.

  • Penulis: hasanah editor
expand_less