Berita

Hampir Sepekan Kota Cimahi Tanpa Kasus Baru Covid-19

Hasanah.id – Sejak 30 April 2020 hingga 3 Mei 2020 jumlah kasus Virus Coronavirus (Covid-19) di Kota Cimahi tidak mengalami penambahan.

Dalam pelaksanaan PSBB Kota Cimahi, volume lalu lintas di Kota Cimahi diklaim mengalami penurunan. Semakin sedikit warga Kota Cimahi keluar rumah diluar alasan mendesak dianggap efektif menurunkan angka kasus.

Adapun jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 di Kota Cimahi terus bertambah.

Lebih lanjut, jumlah orang dalam pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kota Bandung pun cenderung stagnan atau tidak ada peningkatan sejak Kamis (30/4/2020).

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi, Chanifah Listyarini mengakui, dalam beberapa hari terakhir ini memang ada penurunan kasus. Namun, ia enggan menyebutkan saat ini merupakan puncak penyebaran Covid-19 di Kota Cimahi, sebab harus melalui berbagai data dan analisa.

“Ada penurunan karena sudah selesai pemantauan. Mudah-mudahan bisa terus menurun,” ujarnya, Minggu (3/5/2020), seperti dilansir galamedia.

Dalam dua hari terakhir, tercatat ada dua pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh. Pertama pasien laki-laki berusia 52 tahun asal Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, dan perempuan berusia 62 tahun asal Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan.

“Itu dari kluster GBI Lembang. Mereka tetap dipantau selama 14 hari,” kata Chanifah.

Menurutnya, dengan 2 dinyatakan sembuh, jumlah pasien Covid-19 yang terkonfirmasi sembuh hingga 2 Mei 2020 mencapai 9 orang.

Sementara yang masih proses aktif masih tersisa 43 orang, dan 3 orang sudah meninggal. Sedangkan ODP bertahan pada angka 358 orang, dengan rincian 62 orang proses ODP, 296 orang selesai masa ODP.

Sementara yang masih berstatus PDP ada 8 orang, selesai pengawasan 12. Data baru yang dihimpun adalah OTG yang mencapai 512 orang.

Rinciannya, 436 selesai proses OTG, dan 76 masih dalam proses OTG. Untuk mempercepat penularan Covid-19, lanjut Chanifah, pihaknya berencana akan melakukan swab test terhadap semua orang yang sempat kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi positif.

 “Tracing jalan terus, dan sekarang kita upayakan swab semua yang kontak erat,” ujarnya.(*)

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close
Close