Ijah juga mengajak masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya hutan dalam menjaga keseimbangan iklim. Menurutnya, hutan memiliki peran penting dalam mitigasi perubahan iklim, dengan menyerap karbon dioksida yang merupakan salah satu gas rumah kaca utama yang menyebabkan pemanasan global.
Ijah menyampaikan harapannya agar momentum Hari Hutan Indonesia ini menjadi awal dari gerakan nasional yang lebih besar untuk melindungi dan melestarikan hutan.
“Kita semua punya peran, dan tidak ada tindakan yang terlalu kecil dalam upaya menjaga bumi kita ini,” pungkasnya.
Peringatan Hari Hutan Indonesia berawal dari petisi berjudul Jaga Hutan oleh sejumlah pihak melalui Change.org sejak 2017. Peringatan ini bertujuan agar masyarakat lebih peduli dan menjaga hutan untuk masa depan kehidupan penghuni bumi.