Hasnul Suhaimi: Dari Tukang Solder Jadi CEO Beromzet 18T
- account_circle vritimes com
- calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
- visibility 110
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Namun di balik kesuksesan ini, Hasnul juga menghadapi kerasnya tekanan dan persaingan ketat untuk berinovasi. Ditambah kritikan dan ekspektasi tinggi dari pemegang saham, membuat setiap keputusan harus diambil dengan bijaksana dan penuh perhitungan.
Pengakuan dan Penghargaan
Setelah semua dedikasi dan kerja keras, Hasnul dinobatkan sebagai Best CEO versi Majalah SWA 3 kali berturut-turut. Dia juga menjadi CEO Idaman versi Majalah Warta Ekonomi tahun 2009, dan The Most Inspiring CEO dari CNBC Indonesia tahun 2023.

Penghargaan ini adalah bukti nyata atas kontribusi dan inovasi yang dibawanya di dunia telekomunikasi. Ini juga menunjukkan bahwa dengan kegigihan, strategi cerdas, dan kepemimpinan yang inspiratif, seseorang bisa membawa perusahaan mencapai puncak kejayaan.
‘Resep’ Regenerasi Leader Ala Hasnul Suhaimi
Hasnul Suhaimi tidak hanya membangun bisnis lebih besar dan bisa bersaing. Ketika pensiun, Hasnul juga membuktikan mampu meregenerasi kepemimpinan sehingga perusahaan yang dia tinggal tidak sampai collapse.
Skill regenerasi leadership ini tidak bisa dilakukan banyak orang. Banyak perusahaan langsung anjlok ketika leadernya tidak di perusahaan lagi. Namun Hasnul dengan pola leadershipnya, bisa mewariskan ilmu kepemimpinannya ke banyak orang.
Bukan hanya internal perusahaan, dengan lebih dari 35 tahun pengalaman dan pencapaian, Hasnul telah membantu ribuan pengusaha dan CEO lain mencapai kesuksesan melalui Sekolah CEO.
Selain itu, ia juga membagikan ilmu leadershipnya di Leadership Class bersama Bisnishack.
- Penulis: vritimes com



