Breaking News
Trending Tags

Immanuel Ebenezer Akui Terlibat Pemerasan Sertifikasi K3, Siap Tanggung Jawab

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025 19:14 WIB
  • visibility 233
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KPK mengungkap bahwa praktik ilegal ini telah berlangsung sejak 2019. Aksi para tersangka terbongkar setelah adanya laporan dari masyarakat yang diterima KPK.

“Dana sebesar Rp3 miliar mengalir kepada penyelenggara negara IEG (Immanuel Ebenezer Gerungan) pada Desember 2024,” kata Setyo Budiyanto.

Dari hasil penyelidikan, KPK memperkirakan total uang yang dikumpulkan dari pemerasan ini mencapai Rp81 miliar. Dana tersebut digunakan untuk berbagai kepentingan pribadi para pelaku, mulai dari membayar uang muka rumah, membeli kendaraan, hingga untuk keperluan hiburan.

Setyo menjelaskan bahwa Noel tidak hanya mengetahui praktik pemerasan ini, tetapi juga membiarkannya dan bahkan ikut meminta bagian dari hasil yang diperoleh anak buahnya.

“Dia tahu, membiarkan, bahkan meminta,” ujarnya.

Noel disebut sudah sejak awal mengetahui skema pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3, termasuk modus yang digunakan anak buahnya.

Salah satu cara yang digunakan adalah dengan memaksa buruh membayar hingga Rp6 juta untuk mengurus sertifikasi K3. Padahal, biaya resmi hanya sebesar Rp275 ribu. Jika buruh tidak membayar, prosesnya dipersulit, diperlambat, atau bahkan dihentikan sama sekali.

Tarif pemerasan ini jauh melampaui penghasilan rata-rata buruh, mengingat angka Rp6 juta bahkan dua kali lipat dari gaji mereka.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less