Breaking News
Trending Tags

Menanti Penobatan Pangeran William Sebagai Raja Inggris

  • account_circle Hasanah 014
  • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025 13:25 WIB
  • visibility 207
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HASANAH.ID – Aturan kerajaan menyatakan bahwa pergantian penguasa akan berlangsung otomatis apabila raja wafat atau memilih turun takhta. Sampai saat ini tidak ada tanda bahwa Charles, 76 tahun, akan mengundurkan diri. Meski pada awal 2024 sempat divonis mengidap kanker, ia tetap aktif menjalankan kewajiban kenegaraan, sebagaimana dilaporkan Geo TV, Rabu (17/9/2025).

Kehadiran Charles dalam berbagai agenda publik memperlihatkan dedikasi untuk bertahan hingga akhir hayat. Sikap tersebut sejalan dengan tradisi mendiang ibunya, Ratu Elizabeth II, yang mengabdi hingga usia 96 tahun sebelum wafat pada 2022.

Apabila Charles meninggal dunia, protokol resmi bernama Operation Menai Bridge akan segera diberlakukan. Rangkaian acara dimulai dari pemakaman kenegaraan hingga pengumuman resmi naiknya William sebagai raja baru. Begitu pengumuman itu disampaikan, suami Kate Middleton otomatis diangkat sebagai Raja Inggris sekaligus menyampaikan pidato perdananya kepada rakyat.

Selain itu, masa berkabung nasional akan diterapkan. Jenazah Charles akan dipindahkan dari Istana Buckingham ke Westminster Hall agar publik dapat memberikan penghormatan terakhir.

Upacara pemakaman kenegaraan dijadwalkan berlangsung pada hari kesembilan setelah wafatnya raja. Prosesi megah tersebut akan dihadiri para pemimpin dunia dan dilanjutkan dengan pemakaman di Kapel St. George, Kastil Windsor. Setelah seluruh rangkaian selesai, fokus kerajaan beralih ke penobatan resmi Pangeran William.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Hasanah 014
expand_less