Craig Williams Mengaku Bertaruh dengan Informasi Orang Dalam
- account_circle khasanah
- calendar_month Rabu, 1 Jul 2026 21:38 WIB
- visibility 128
- comment 0 komentar
- print Cetak

Eks Ajudan PM Inggris Terbongkar Gunakan Informasi Orang Dalam, Memicu Ketegangan Diplomatik!
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Craig Williams mengaku bersalah atas penyalahgunaan informasi orang dalam terkait taruhan yang dipasang seputar penentuan tanggal Pemilu Inggris 2024 di Pengadilan Mahkota Southwark pada 29 Juni 2026.
Williams, yang pernah menjadi ajudan Perdana Menteri Rishi Sunak dan anggota parlemen Partai Konservatif, menyampaikan pengakuan tersebut di hadapan hakim.
Penyalahgunaan informasi orang dalam menjadi inti tuduhan yang diajukan jaksa, yang menilai Williams memanfaatkan akses di dalam pemerintahan untuk keuntungan di pasar taruhan.
Pengadilan diberitahu bahwa tiga taruhan dipasang dengan nilai antara 22,50 pound hingga 250 pound beberapa hari sebelum pengumuman resmi tanggal pemungutan suara pada 4 Juli 2024.
Penyalahgunaan informasi orang dalam ini dianggap melampaui batas legalitas meski aktivitas berjudi pada pemilu sendiri diizinkan di Inggris.
Di persidangan Williams menggambarkan perbuatannya sebagai “kesalahan penilaian yang sangat besar” dan menerima kesalahan yang dituduhkan kepadanya.
Williams kehilangan kursi parlemen pada pemilu Juli 2024 ketika Partai Buruh di bawah kepemimpinan Keir Starmer merebut kemenangan dari Partai Konservatif.
Proses hukum sekarang berlanjut menuju tahap hukuman yang akan dijatuhkan setelah seluruh persidangan terkait selesai.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




