Breaking News
Trending Tags

AS Serang Iran, Majed Al Ansari Kecam Risiko Pasokan Energi

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026 06:55 WIB
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Amerika Serikat melancarkan operasi militer berskala besar terhadap berbagai sasaran di Iran, yang menurut pernyataan resmi dimotivasi oleh serangkaian insiden di Selat Hormuz dan kini disebut sebagai serangan AS di Iran oleh pejabat Washington.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan untuk menegakkan keselamatan navigasi setelah kejadian di perairan internasional.

CENTCOM mengklaim lebih dari 80 target terkena serangan, termasuk sistem pertahanan udara, pusat komando, lokasi peluncuran rudal, serta menuding lebih dari 60 kapal kecil terlibat; insiden ini dilabeli sebagai serangan AS di Iran dalam rilis resmi mereka.

Media dalam negeri Iran melaporkan ledakan pada Rabu dini hari di provinsi Hormozgan, dengan titik terdampak di Bandar Abbas, Sirik, dan Pulau Qeshm.

Sebuah stasiun televisi Iran menayangkan rekaman yang dikatakan menunjukkan efek dampak di salah satu pelabuhan, sementara laporan mengenai korban luka masih belum dapat diverifikasi secara independen.

Sumber resmi di kawasan menyebut tindakan militer itu sebagai respons terhadap serangan yang menimpa tiga kapal dagang saat melintasi Selat Hormuz, sebuah perkembangan yang juga dikategorikan oleh beberapa pihak sebagai serangan AS di Iran.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less