Breaking News
Trending Tags

Donald Trump Tidak Lagi Singgung Spanyol dan MoU di KTT NATO.

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026 11:53 WIB
  • visibility 121
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Upaya Amerika Serikat untuk mendorong pembentukan koalisi internasional yang ikut serta menjaga jalur perdagangan menghadapi kendala pragmatis di antara anggota NATO, terutama terkait mandat operasi di luar wilayah tradisional aliansi.

Alam Saleh, pengamat hubungan internasional dari Australian National University, menilai kecil kemungkinan NATO berubah dari peran defensif menjadi misi proyektif yang bertujuan membuka akses pelayaran secara agresif.

Menurut Alam Saleh, perubahan filosofi semacam itu akan membutuhkan persetujuan kolektif yang sulit dicapai mengingat prinsip pertahanan kolektif tetap menjadi jantung aliansi.

Pengamat itu juga mencatat kegagalan Presiden Trump meyakinkan sejumlah anggota NATO untuk ikut bergabung dalam upaya mengamankan jalur pelayaran secara bersama, sehingga inisiatif AS menghadapi hambatan politik.

Hingga penutupan KTT, NATO belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai pembentukan koalisi internasional untuk operasi pengamanan di Selat Hormuz atau langkah-langkah operasional lain di kawasan Teluk.

Para pemimpin aliansi di Ankara menegaskan komitmen terhadap dialog berkelanjutan dan koordinasi, sementara keputusan kolektif tentang tindakan lebih jauh tetap terbuka dan memerlukan pembicaraan lanjutan.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less