Breaking News
Trending Tags

Menlu Sugiono Menegaskan Perlu Memperkuat Multilateralisme

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026 00:28 WIB
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Secara khusus, Sugiono menunjuk perlunya perubahan pada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa agar menjadi lebih transparan, demokratis, efektif, dan akuntabel.

Upaya perbaikan tersebut, katanya, harus ditempuh secara konsisten melalui berbagai forum dan mekanisme diplomasi lintas-forum.

Strategi diplomasi Indonesia meliputi partisipasi di BRICS, peran aktif di G20, kepemimpinan di ASEAN, keterlibatan di D-8, serta kerja sama dengan negara-negara Global South.

Proses aksesi menuju Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) juga menjadi bagian dari strategi memperluas ruang strategis diplomasi Indonesia.

Di samping diplomasi eksternal, Sugiono menekankan bahwa ketahanan nasional menjadi fondasi untuk menjalankan kebijakan luar negeri yang efektif.

Ia menyebut ketahanan pangan adalah otonomi strategis, ketahanan energi adalah bagian dari keamanan nasional, sumber daya manusia menentukan kapasitas geopolitik, dan teknologi berperan sebagai kekuatan.

Sugiono menutup pidatonya dengan menegaskan komitmen Jakarta untuk terus berperan aktif memperkuat multilateralisme dan mengajak mitra internasional bersama-sama melakukan reformasi.

“Multilateralisme masih dapat bekerja, tapi tidak bisa berjalan secara autopilot,” ujarnya, seraya mengundang kerjasama untuk memperkuat sistem multilateral demi kepentingan bersama.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less