Akrami-Nia: Iran menutup Hormuz sampai AS penuhi syarat
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 17 Jul 2026 05:34 WIB
- visibility 62
- comment 0 komentar
- print Cetak

Iran Menutup Selat Hormuz Hingga AS Terima Persyaratan, Memanas Pasar Energi!
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Iran menegaskan Selat Hormuz akan tetap ditutup sampai Amerika Serikat memenuhi syarat-syarat yang diajukan Teheran untuk membuka kembali jalur perairan strategis itu.
Juru bicara Angkatan Darat Iran, Mohammad Akrami-Nia, menyatakan bahwa akses ke Selat Hormuz hanya akan dipulihkan setelah Washington mematuhi ketentuan dalam kesepakatan kerangka perdamaian yang disepakati bulan lalu.
Ia juga menegaskan bahwa Amerika Serikat harus menghentikan tindakan bermusuhan dan menerima aturan Iran yang mengatur lalu lintas di Selat Hormuz sebagai prasyarat pembukaan kembali.
Pernyataan Tehran ini muncul bersamaan dengan laporan ledakan di beberapa kota Iran.
Insiden tersebut mengikuti pengumuman Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) tentang serangan tambahan terhadap sasaran di Iran.
CENTCOM menyebut langkah itu dimaksudkan untuk menonaktifkan kemampuan militer yang diklaim terkait dengan ancaman terhadap kapal-kapal yang melintasi kawasan.
Pejabat Iran, bagaimanapun, memandang serangan itu sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan negara.
Perbedaan klaim antara Washington dan Teheran memperbesar hambatan bagi upaya meredakan ketegangan.
Selat Hormuz merupakan jalur kritis bagi ekspor minyak dan perdagangan global sehingga gangguan di kawasan ini dapat berdampak luas pada pasar internasional.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



