Tedros: Ebola di Republik Demokratik Kongo capai 2.100 kasus
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026 00:24 WIB
- visibility 58
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ebola Di Kongo Melejit Ke 2.100 Kasus, WHO Waspada Risiko Penyebaran Internasional!
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – WHO menyatakan bahwa wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo kini telah melampaui lebih dari 2.100 kasus terkonfirmasi dan berkembang dengan laju pertumbuhan tercepat yang pernah tercatat, kata Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers di Jenewa.
Menurut Dr. Tedros, wabah Ebola menunjukkan peningkatan kasus yang mengalahkan kapasitas respons tradisional, sehingga intervensi medis sulit mencapai cakupan yang diperlukan.
Situasi lapangan diperparah oleh konflik bersenjata, ketidakamanan, dan penolakan sebagian komunitas, yang semakin mempersulit upaya menanggulangi wabah Ebola di daerah terdampak.
WHO melaporkan bahwa kondisi keamanan yang rapuh membatasi mobilitas tim medis dan distribusi logistik ke wilayah terpencil.
Hambatan akses ini menghambat kegiatan surveilans, perawatan, serta pelaksanaan kampanye vaksinasi yang menjadi kunci pengendalian penyakit.
Organisasi kesehatan menyatakan bahwa meskipun ada kemajuan dalam pengembangan metode pengobatan dan riset vaksin, upaya teknis tidak efektif tanpa dukungan lapangan dan akses komunitas terhadap layanan kesehatan.
WHO menyerukan agar pendekatan medis dipadukan dengan diplomasi kemanusiaan dan keterlibatan tokoh lokal untuk membangun kepercayaan masyarakat.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



