Mahmoud Basal: Palestina makamkan 112 korban serangan 2023
- account_circle khasanah
- calendar_month Kamis, 6 Agt 2026 19:20 WIB
- visibility 54
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Warga Palestina melaksanakan pemakaman massal Gaza pada Selasa (4/8/2026) untuk lebih dari seratus korban tewas dalam serangkaian serangan udara yang terjadi pada 2023.
Upacara itu menyingkap 112 peti mati yang dibalut bendera Palestina, beberapa di antaranya disertai foto anak-anak sebagai pengingat atas nyawa yang hilang; pemakaman massal Gaza menarik perhatian keluarga dan tokoh lokal.
Otoritas setempat melaporkan 157 orang masih berstatus hilang dan pencarian terhambat oleh reruntuhan, sehingga upaya evakuasi jenazah tidak dapat berjalan cepat setelah bencana tersebut.
Pihak berwenang menjelaskan banyak jenazah tetap tertimbun di bawah puing bangunan yang roboh saat serangan berlangsung.
Situasi diperburuk oleh intensitas pengeboman dan operasi darat pasukan Israel di area kantong Gaza yang padat penduduk, sehingga akses ke lokasi-lokasi penguburan dan pencarian sulit dijamin aman.
Dalam catatan terpisah, otoritas menyebut serangan pada November 2023 di lingkungan Sabra menewaskan 308 anggota keluarga Hassayna dan Abu Sharia.
Jasad-jasad korban Sabra baru bisa diangkat dan dimakamkan ketika kondisi lapangan memungkinkan, namun tim pencari masih terus bekerja untuk menemukan sisa korban.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



