Mark Ruffalo Mengkritik Rencana Akuisisi Warner Bros
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 24 Agt 2026 02:18 WIB
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ruffalo Criticizes Warner Bros Merger: Impacts on Creativity and Industry Dynamics Explained
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Aktivis dan aktor Mark Ruffalo mengungkapkan keprihatinan publik atas rencana akuisisi Paramount Skydance atas Warner Bros Discovery senilai sekitar USD 111 miliar melalui unggahan di akun Instagram Story miliknya.
Dalam pernyataannya, Ruffalo menyoroti kemungkinan penyalahgunaan teknologi yang dimiliki perusahaan besar jika akuisisi Paramount Skydance itu terealisasi.
Pernyataan Ruffalo juga menyebut peran pendanaan dari pendiri Oracle, Larry Ellison, serta potensi penempatan David Ellison dalam struktur pengelolaan pasca-akuisisi Paramount Skydance sebagai sumber konsentrasi pengaruh industri.
Aktivis itu membagikan ulang video yang memuat komentar eksekutif Oracle dan mengaitkannya dengan teknologi yang digunakan dalam konflik Gaza.
Isu kepemilikan dan pendanaan menjadi sorotan utama karena khawatir dapat menggabungkan infrastruktur teknologi dan media dalam satu entitas raksasa.
Para pengamat industri menilai bahwa skenario seperti akuisisi Paramount Skydance berpotensi melemahkan pluralitas informasi dan otonomi editorial di banyak jaringan berita.
Selain risiko kebebasan pers, analis ekonomi memperingatkan kemungkinan pengurangan tenaga kerja yang luas, dengan ancaman hilangnya ribuan pekerjaan langsung dan tidak langsung di sektor perfilman.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




