Tajudeen Oyewale sebut 3,7 juta anak Afghanistan malnutrisi
- account_circle khasanah
- calendar_month Kamis, 27 Agt 2026 07:42 WIB
- visibility 21
- comment 0 komentar
- print Cetak

3,7 Juta Anak Afghanistan Alami Malnutrisi Akut: Krisis Bantuan Internasional Semakin Memanas!
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ketidakstabilan regional turut mengganggu perdagangan lintas batas dan mata pencaharian, sehingga mengurangi akses keluarga terhadap pasokan makanan dan penghasilan.
UNICEF memperingatkan bahwa separuh dari anak-anak di Afghanistan hidup dalam kondisi kemiskinan pangan yang parah.
Anak-anak dalam rumah tangga yang hanya mampu mengonsumsi makanan dari paling banyak dua kelompok pangan setiap hari berada dalam kerawanan tinggi.
Penduduk yang mengalami kerawanan pangan parah memiliki risiko hingga enam kali lebih tinggi mengalami malnutrisi akut selama periode puncak malnutrisi.
Keterbatasan sumber daya juga memaksa penutupan lebih dari 100 fasilitas yang menangani anak-anak dengan malnutrisi akut tahun ini jika dibandingkan dengan 2025.
Penutupan fasilitas ini semakin mengurangi akses keluarga terhadap perawatan yang dapat menyelamatkan nyawa anak-anak.
UNICEF menegaskan bahwa tanpa suntikan dukungan tambahan, kapasitas respons medis dan upaya pemulihan gizi akan terus menurun.
Organisasi itu menyerukan peningkatan bantuan kemanusiaan dan pendanaan berkelanjutan untuk memperluas layanan gizi dan perawatan medis di wilayah terdampak.
Selain layanan kesehatan, UNICEF mendesak penguatan program perlindungan sosial dan pemulihan mata pencaharian guna mengatasi akar penyebab kerawanan pangan.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




