Breaking News
Trending Tags

Longsor Dusun Cilipung, Sebabkan Dua Orang Meninggal Dunia

  • account_circle khasanah
  • calendar_month 28 Januari 2020
  • visibility 696
  • comment 0 Komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks untuk kenyamanan membaca.

“Kami telah melakukan pengecekan ke lokasi termasuk menelusuri bagian hulu sungai. Di bagian atas titik awal longsoran, ada sawah masyarakat sekitar 3 hektar dengan usia padi 1 bulan lebih. Menurut pengamatan kami, longsoran susulan masih akan terjadi karena masih ada pergerakan tanah,” ujar Kasi Cegah Siaga Bencana BPBD Kab. Sumedang, Adang.

Dilaporkan pula olehnya, untuk mencari solusi atas kebutuhan air bersih yang dibutuhkan warga sekitar, baik untuk kepentingan ibadah maupun MCK, telah dipenuhi dari warga setempat yang masih bertetangga.

“Kebutuhan air bersih untuk warga RT.02 dan RT.04 RW 15 sebanyak 25 KK dan Pontren Al Huda sudah bisa terpenuhi dari Bapak Ence Suhada masih warga RW.15. Kelurahan Pasangrahan Baru,” ucapnya.

Pihaknya juga telah memperingatkan warga untuk selalu siaga dan menghentikan sementara pekerjaan di sekitar lokasi bencana.

“Kami telah menghimbau kepada masyarakat agar memberi tanda bahaya jika terdeteksi bencana dan melarang mereka beraktivitas di lokasi rawan longsor, termasuk menunda dulu padi yang siap di panen,” kata Adang

Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir menyampaikan turut berdukacita atas musibah yang terjadi dan mengajak masyarakat Sumedang untuk mendo’akan korban saat menemui keluarga korban meninggal dunia di Dusun Cilipung dan menengok korban yang dirawat di RSUD, Minggu malam (26/1)

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: khasanah
expand_less