Jadi Klaster Baru, Wali Kota Cimahi Minta Warga Disiplin dan Taati Aturan
- account_circle Unggung Rispurwo
- calendar_month Senin, 25 Mei 2020 19:33 WIB
- visibility 335
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Pemerintah Kota Cimahi resmi menutup sementara operasional Pasar Antri yang berada di Jalan Sriwijaya Raya, karena teridentifikasi menjadi klaster baru penularan virus Corona (Covid-19). Penutupan Pasar Antri ini dilakukan mulai Minggu (24/5/2020) hingga dua pekan ke depan.
Diakui Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna, mengubah kebiasaan warga tidaklah mudah. Perlu sosialisasi dan edukasi berkelanjutan agar warga bisa paham jika apa yang diberlakukan pemerintah saat ini adalah salah satu upaya yang harus dilakukan bersama sebagai upaya bersama memutus mata rantai penyebaran covid-19.
“Tantangan terberat kami adalah menghadapi segela kebiasaan yang sudah mungkin dan terus menerus. Jadi ini bukan sesuatu yang mudah jadi sebuah tantangan. Tapi meski begitu kami dari pemerintah kota tidak berdiam diri,” kata Ajay, Senin (25/5/2020).
Ajay sangat berharap warga bisa mengambil hikmah dari kejadian yang terjadi di Pasar Antri. Dia minta warga semakin disiplin dalam kesehariannya.
“Mudah-mudahan pascalebaran ini tak ada sesuatu yang sangat dahsyat yang terjadi,” harapnya.
Kini, Pasar Antri Cimahi ditutup sementara sebagai upaya mensterilkan pasar. Selain itu, gugus tugas percepatan penanganan covid-19 kota Cimahi pun kini melakukan tracing atau pelacakan kontak dari orang yang terpapar covid-19 tersebut.
- Penulis: Unggung Rispurwo




