Berita

Kawasan Wisata Bandung Utara Dibuka, Sektor Ekonomi Mulai Menggeliat

Hasanah.id – Setelah resmi kembali dibuka, sektor ekonomi di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mulai menggeliat.

Aktivitas di sejumlah tempat wisata, restoran, sentra oleh-oleh, dan pariwisata lainnya sudah berangsur normal.

Di hari kedua pembukaan objek wisata Lembang, Minggu (14/6/2020), hiruk pikuk roda ekonomi dan aktivitas wisatawan sudah mulai ramai.

Sejak pagi, wisatawan pengayuh sepeda gunung terlihat menyusuri jalanan Lembang. Berbeda dengan 3 bulan terakhir, akhir pekan kali ini nampak wisatawan sudah berani masuk objek wisata.

Pengelola Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu, Putra Kaban mengakui, meski jumlah kunjungan tak seperti akhir pekan sebelum pandemi Covid-19, tercatat ratusan pengunjung sudah berwisata ke Kawah Ratu.

Wisatawan didominasi perorangan yang berasal dari wilayah Purwakarta, Subang, Karawang (Purwasuka) dan Bandung Raya. Hal itu didasarkan pada plat nomor kendaraan yang masuk ke TWA Gunung Tangkuban Parahu.

“Catatan kami sejak kemarin dibuka ada 300 wisatawan berkunjung, tentu berbeda dengan kondisi normal yang bisa mencapai 2.000 orang,” ucap Kaban kepada wartawan, Minggu (14/6/2020).

Meski begitu, kata dia, angka tersebut terbilang cukup baik setelah objek wisata itu lumpuh selama 3 bulan. Ia berharap destinasi wisata kembali normal dan pandemi Covid-19 segera pulih.

Dibukanya kembali TWA Tangkuban Parahu juga memberi angin segar pada geliat ekonomi 1.200 pedagang di sekitar Kawah Ratu. Mereka mulai membuka lapak berbagai jenis souvenir dan makanan.

 “Alhamdulillah bisa jualan lagi, kemarin 3 bulan enggak jualan sampai jual barang yang ada di rumah,” ucap Asep Nendi (45) salah seorang pedagang souvenir di TWA Tangkuban Parahu.

Hal senada diungkapkan salah seorang penyedia sewa kuda, Ujang Rohman (47), menurutnya pengunjung mulai berdatangan meski tidak seramai saat normal.

Meski begitu ia bersyukur bisa kembali mengais rejeki dengan dibukanya kembali objek wisata.

“Ada (pengunjung) tapi belum banyak, lumayan lah masih ada yang naik kuda,” tuturnya.

Pengakuan sama diungkapkan pengelola objek wisata Lembang Park and Zoo (LPZ). Marketing Comunication LPZ, Hanif Ahmad Firdaus menerangkan, hari kedua sejak kali pertama dibuka mulai ada lonjakan pengunjung.

“Belum banyak, masih didominasi wisatawan keluarga karena rombongan masih belum diperbolehkan,” sebutnya, seperti dilansir ayobandung.

Menggeliatnya ekonomi wisata Lembang diakui salah seorang juru parkir di restoran Ampera Lembang, Deni (35).

Ia mengatakan akhir pekan kali ini banyak pengunjung yang datang membeli nasi timbel ayam kampung yang dijual restoran tersebut.

Pembeli didominasi pengendara motor, sepeda, dan mobil kecil yang mulai ramai sejak pagi. Pendapatannya pun mulai beranjak naik dari setelah beberapa bulan menganggur.

“Banyak yang parkir mulai kemarin, hari ini juga semakin bertambah. Lumayan sampai siang ini sudah dapat Rp50.000,” ungkapnya.

Tags
Back to top button
Close
Close