Breaking News
Trending Tags
Beranda » Berita » Kisruh Politik Korea Selatan: Oposisi Siapkan Pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol

Kisruh Politik Korea Selatan: Oposisi Siapkan Pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
  • visibility 53
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Situasi politik di Korea Selatan memanas setelah pengumuman darurat militer oleh Presiden Yoon Suk Yeol. Partai Demokrat, sebagai oposisi utama, berencana melakukan voting pemakzulan terhadap Presiden Yoon pada Sabtu malam (7/12/2024), seperti dilaporkan oleh Chosun Ilbo pada Kamis (5/12/2024). Ketegangan ini semakin memperburuk kondisi pemerintahan yang tengah menghadapi krisis besar.

Mosi pemakzulan diajukan ke parlemen pada Kamis pagi. Langkah ini didorong oleh keputusan Presiden Yoon yang dianggap kontroversial terkait penerapan darurat militer. Partai Kekuatan Rakyat, yang merupakan pendukung Presiden, menolak keras mosi tersebut. Sementara itu, Partai Demokrat menyebut tindakan Yoon sebagai bentuk “pengkhianatan terhadap demokrasi.”

Amerika Serikat, sebagai sekutu strategis Korea Selatan, mengaku terkejut dengan langkah Presiden Yoon. Wakil Menteri Luar Negeri AS, Kurt Campbell, menyebut keputusan tersebut sebagai langkah keliru.

Keputusan darurat militer diumumkan oleh Yoon pada Selasa dini hari, dengan dalih melindungi negara dari ancaman komunis Korea Utara dan menangani kebuntuan parlemen terkait RUU anggaran. Dalam pidatonya yang disiarkan langsung, Yoon menyatakan,

“Untuk mempertahankan kebebasan Korea Selatan dari ancaman komunis dan menghapus elemen-elemen anti-negara, saya dengan ini menetapkan darurat militer.”

Namun, langkah itu mendapat tentangan kuat dari mayoritas parlemen. Pada akhirnya, darurat militer tersebut dicabut setelah parlemen dengan suara mayoritas, yakni 190 dari 300 anggota, menolak kebijakan itu.

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less