Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memantau perkembangan penanganan pencemaran Sungai Citarum dengan mengunjungi beberapa area di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisanti, Bandung, Jawa Barat, Rabu.
Dalam kunjungan tersebut, Luhut memeriksa secara langsung perkembangan penanganan pencemaran Sungai Citarum setelah 16 bulan ditangani secara terintegrasi.
“Pembibitan dan sinergi antar lembaganya masih kurang, misalnya antara KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) dengan Satgas (Satuan Tugas) Citarum,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.
Mantan Menko Polhukam itu mengatakan ingin agar pemanfaatan anggaran KLHK, misalnya, yang sebesar Rp87 miliar untuk reboisasi di kawasan hulu Sungai Citarum bisa lebih optimal.
Ia menyebut ego sektoral masih kental dalam penanganan reboisasi di wilayah hulu padahal telah ada Perpres Nomor 15/2018 tentang Percepatan Penanganan Pencemaran DAS Citarum yang semestinya bisa jadi rujukan.