ADIKARYA PARLEMENBeritaDPRD PROV JABARHeadline

Masyarakat Keluhkan Sampah Saat Reses DPRD Jabar Nia Purnakania di Desa Sukamanah

ADIKARYA PARLEMEN

Hasanah.id– Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi IV fraksi Partai PDI Perjuangan Hj.Nia Purnakania,SH.MKn dalam melakukan kegiatan Reses Masa Sidang III yang ke empat mengunjungi Desa Sukamanah Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung.

“Selain menjaring aspirasi pembangunan dan pemberian ratusan masker kain serta APD kepada Desa Sukamanah. Kami juga dituntut untuk turut menyosialisasikan pentingnya disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Dimana saat ini telah diterapkan AKB atau New Normal,”ujar Hj.Nia Purnakania Politikus PDI Perjuangan kepada Hasanah.id, Sabtu (11/7/2020).

Dalam Kunjungan reses Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi IV fraksi Partai PDI Perjuangan Hj.Nia Purnakania,SH.MKn di Desa Sukamanah diterima langsung oleh Kepala Desa Sukamanah Dede Sunarya

Anggota DPRD Jawa Barat ini mengatakan kegiatan reses di Desa Sukamanah ini pihaknya menerima berbagai aspirasi atau masukan dari masyarakat selain rumah tidak layak huni (RUTILAHU) ada juga terkait penanganan sampah.

“Aspirasi yang disampaikan selain rutilahu juga mengenai permasalahan penumpukan sampah yang sudah menggunung,”katanya disela kegiatan reses yang ke 4 di Desa Sukamanah Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung.

Nia menyebutkan permasalahannya tempat pembuangan sampahnya berada di tengah-tengah pemukiman sehingga sampah yang menumpuk perlu segera dilakukan pengangkutan. Maka untuk itu perlu mendapatkan perhatian dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung.

“Ini harus jadi perhatian Dinas Lingkungan Hidup setempat. Soalnya sampah yang menumpuk dan menggunung tersebut harus segera diangkut dan dibuang ke tempat pembuangan akhir sampah (TPA) supaya tak menimbulkan pencemaran lingkungan serta menimbulkan penyakit,”sebuat Nia.

Nia Purnakania dari Fraksi Partai PDI Perjuangan mengungkapkan masyarakat sering mengeluhkan bau sampah yang menggunung di tempat pembuangan sampah. Masyarakat menginginkan supaya sampah tersebut bisa diangkut.

“Menimbulkan bau, membuktikan bahwa penumpukan sampah ini sudah mencemari lingkungan sekitar. Setiap hari sampah terus menumpuk hingga menggunung,”ungkapnya. Kus

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close
Close