ADIKARYA PARLEMENBerita

Memo Hermawan: Pentingnya Tata Kelola Pengairan, Upaya Wujudkan Kedaulatan Pangan Jawa Barat

ADIKARYA PARLEMEN

Hasanah.id – Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Memo Hermawan bahwa Alih Fungsi Lahan pertanian masih menjadi persoalan yang serius di Jawa Barat. Apalagi langkah tersebut menjadi  faktor penyebab  terus berkurangnya hasil pertanian di Jawa Barat. Padahal sebelumnya, sejumlah kabupaten menjadi andalan dan limbung padi.

“Saya sangat mencemaskannya. Dampak pembangunan perumahan disejumlah Kota dan Kabupaten di Jawa Barat, lahan pertanian jadi semakin berkurang,” katanya saat dihubungi Hasanah.id, Sabtu, 13/06/2020.

Disinyalir perubahan transformasi struktur ekonomi ke arah manufaktur dan industri menjadi penyebab land grabbing marak terjadi, terutama di daerah pemyangga kota-kota besar.  Secara tak langsung, transformasi struktur ekonomi meningkatkan permintaan lahan untuk pembangunan, sehingga pemenuhan kebutuhan permukiman dan lahan terbangun untuk industri dan manufaktur, yang kemudian menjadi penyebab utama terjadinya alih fungsi lahan pertanian yang ada di daerah.

Jika pemerintah tidak berusaha mengurangi land grabbing, produksi beras di daerah lama-kelamaan tidak akan bisa memenuhi kebutuhan beras masyarakat. Dengan kata lain, sektor pertanian tidak menyumbangkan andil positif dalam indikator makroekonomi negara.

Melihat permasalah ini, Memo meminta agar seluruh kepala daerah untuk lebih selektif memberikan ijin untuk pembuatan perumahan maupun industri dan manufaktur. Pihaknyapun meminta masyarakat harus ikut mengawasi. Terutama melarang dan mengingatkan kepala daerah untuk tidak serta memberikan ijin pembangunan yang berdampak berkurangnya lahan pertanian.

“Masyarakat pun harus terus mengingatkan, mengawasi dan memberikan informasi kepada kepala daerahnya,” katanya.

Tata Kelola Pengairan

Jawa Barat memiliki potensi besar dalam mencapai swasembada pangan. Namun potensi tersebut harus diikuti dengan perbaikan sistem pengairan dan irigasi secara optimal. Pasalnya, ketersediaan air menjadi bagian yang sangat penting dalam melakukan penanaman, apalagi beberapa pekan kedepan musim diprediksi Jawa Barat telah memasuki musim kemarau.

“Jika Jawa Barat ingin berdaulat pangan,selain menekan angka alih fungsi lahan pertanian, secara teknis fokus utama kita ada di manajemen pengairan dan sistem irigasi. Kuncinya ada disitu. Dan sekarang sedang dimulai pemerintah. Ini sangat bagus,” ujarnya.

Sesuai dengan tupoksinya di Komisi IV, Memo menerangkan, sektor Pertanian merupakan sektor yang sangar penting dan harus menjadi perhatian bersama. Utamanya dalam memperbaiki dan mengembangkan sarana prasarana pertanian berbasiskan teknologi dan sesuai dengan kaidah ekologi dalam jangka panjang serta tetap bersesuaian.

Dengan kata lain, dalam kondisi apapun,  sektor pertanian harus tetap berevolusi, bergerak sesuai perkembangan zaman,  agar tetap bisa berdampingan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat atas hasil pertanian. (Uwo-)

Tags
Back to top button
Close
Close