“Pembangunan bidang ekonomi kreatif akan dihadapkan pada dua sisi pendekatan program yaitu program pengembangan ekonomi kreatif yang ditujukan langsung kepada SDM yang menjadi stakeholder dan program pengembangan ekonomi kreatif yang ditujukan langsung kepada sdm secara luas atau masyarakat umum,”ungkapnya.
Kedua program ini tentunya memiliki pengelolaan dan strategi yang berbeda dimana pengembangan ekonomi kreatif yang ditujukan kepada stakeholder sangat menuntut kompetensi secara akademik sedangkan yang ditujukan kepada masyarakat memiliki nuansa persuasif (mengajak).
“Bentuk kegiatan-kegiatan langsung secara bersama-sama antara pemerintah dengan seluruh lapisan masyarakat dimana salah satunya workshop,” ujar Plt. Wali Kota Cimahi Ngatiyana.
Plt. Wali Kota Cimahi Ngatiyana berharap workshop pengembangan kabupaten/kota (Kata) Kreatif Indonesia dapat mewujudkan peran serta aktif masyarakat kota cimahi untuk mendukung suksesnya program pengembangan ekonomi kreatif di kota cimahi.