Breaking News
Trending Tags

Untuk Tangani Masalah di RI Menteri Nasir Sebut Butuh Banyak Tenaga Ahli

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Kamis, 2 Mei 2019 20:38 WIB
  • visibility 548
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nasir juga menyampaikan, riset di Indonesia harus dikawal dengan baik dan diperlukan integrasi antarperguruan tinggi, lembaga, dan kementerian di Indonesia.

“Kita dihadapkan dengan ragam masalah yang membutuhkan para tenaga ahli lulusan perguruan tinggi bangsa, sebut saja masalah pangan dan air, kesehatan dan obat-obatan, teknologi informasi dan komunikasi, teknologi pertahanan, keterbaruan energi, sosial humaniora, budaya dan pendidikan, dan lain-lain,” ujarnya.

Diharapkan dengan adanya pusat riset di universitas, tambah Nasir, hal ini dapat mendorong Indonesia semakin maju. Masih dalam rangkaian upacara Hardiknas 2019, rektor UI beserta 13 penerima lainnya menerima tanda kehormatan Satyalencana Karya Satya yang disematkan langsung oleh menteri.

Selain itu, Nasir memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi di antaranya dari Tim Robotik Universitas Muhammadiyah Malang, Tim Robotik Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, dan Mahasiswi Fakultas Teknik UI.

Tak hanya itu, usai upacara, Nasir, Rektor UI Anis, dan Mochtar Riady juga menyempatkan diri menandatangani prasasti selaku peresmian gedung Mochtar Riady Social and Political Research Center. Gedung ini akan menjadi pusat pembelajaran yang dapat digunakan sebagai kegiatan perkuliahan bagi mahasiswa FISIP UI serta pusat penelitian sosial dan politik UI.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less