PHK Massal di Sektor Manufaktur, Wamenaker Imbau Pekerja Cari Peluang Baru
- account_circle Hasanah 014
- calendar_month Selasa, 4 Mar 2025 12:10 WIB
- visibility 293
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi buruh (Freepik)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan menanggapi maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor manufaktur dengan menegaskan bahwa masih banyak lapangan pekerjaan yang tersedia bagi para pekerja terdampak. Menurutnya, pemerintah terus berupaya mencari industri yang siap menyerap tenaga kerja baru.
“Saya akan mencari industri yang masih membuka lowongan pekerjaan. Senin nanti, saya akan berkunjung ke Garut, Jawa Barat, di mana terdapat sekitar 10.000 peluang kerja baru,” ungkapnya dalam pernyataan resmi di Jakarta, Jumat (28/2/2025).
Selain itu, perusahaan teknologi global Huawei juga berencana menyediakan sekitar 30.000 kesempatan kerja bagi masyarakat. Hal ini menjadi salah satu langkah untuk mengurangi angka pengangguran akibat PHK massal di sektor industri.
KSPI dan Partai Buruh Desak Perlindungan Pekerja dari PHK
Menanggapi gelombang PHK yang terus meningkat, Partai Buruh bersama Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mendesak pemerintah untuk mengambil langkah dalam melindungi buruh. Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden KSPI, Said Iqbal, menegaskan bahwa PHK massal yang terjadi belakangan ini merupakan faktor utama rencana aksi unjuk rasa guna menekan angka pengangguran nasional.
- Penulis: Hasanah 014



