Breaking News
Trending Tags

BGN Akui Lalai, Minta Maaf atas Kasus Keracunan Program MBG

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025 09:24 WIB
  • visibility 165
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya buka suara terkait rentetan kasus keracunan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan mencuat di sejumlah daerah. Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (26/9/2025).

“Atas nama pribadi, lembaga, dan seluruh jajaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Indonesia, saya menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya,” kata Nanik dengan nada emosional.

Ia memastikan BGN akan menanggung seluruh biaya perawatan siswa yang terdampak. Nanik juga mengakui adanya kelemahan dalam pengawasan internal sehingga sebagian besar kasus keracunan dipicu kelalaian.

“Sekitar 80 persen insiden ini terjadi karena standar operasional prosedur tidak dijalankan sebagaimana mestinya. Sisanya dipengaruhi faktor kesehatan individu, seperti alergi,” jelasnya.

Nanik menekankan pihaknya tidak akan memberikan toleransi bagi pelanggaran aturan dan berjanji memperketat pengawasan distribusi makanan MBG.

“Kepada anak-anak kami di seluruh Indonesia dan para orang tua, sekali lagi saya mohon maaf. Kami berkomitmen hal serupa tidak terulang lagi,” tegasnya.

Sementara itu, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat hingga September 2025 sudah ada 6.452 kasus keracunan pelajar terkait program MBG. Beberapa daerah bahkan menyatakan status Kejadian Luar Biasa (KLB), salah satunya Kabupaten Bandung Barat, lantaran jumlah korban cukup besar dan terjadi secara bersamaan.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less