Kemnaker Alokasikan Rp6,26 Triliun untuk Magang dan Vokasi
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026 18:20 WIB
- visibility 80
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kemnaker Genjot Kompetensi Pekerja Dengan Anggaran Rp6,26 T
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Alasan pergeseran ini adalah fleksibilitas sektor swasta dalam perekrutan dan peluang konversi peserta magang menjadi tenaga kerja tetap.
Evaluasi awal menunjukkan sekitar 30 persen peserta magang berhasil memperoleh pekerjaan setelah mengikuti program, dan beberapa telah direkrut sebelum masa magang berakhir.
Selain magang, program vokasi dirancang untuk dua kelompok prioritas yakni 220 ribu lulusan SMK yang membutuhkan peningkatan kompetensi.
Kelompok kedua adalah 50 ribu pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja di berbagai daerah, yang juga akan mendapat pelatihan berbasis kebutuhan industri.
Pelatihan kedua kelompok tersebut bertujuan mempercepat reintegrasi ke pasar kerja melalui keterampilan yang relevan dan sertifikasi.
Kemnaker menegaskan bahwa investasi pada kompetensi manusia menjadi kunci bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Anwar menambahkan bahwa tenaga kerja terampil dan bersertifikat akan memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.
Program magang dan vokasi ini diharapkan menjadi instrumen ganda untuk menekan angka pengangguran sekaligus mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja nasional.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



