Menteri Keuangan Purbaya: Riset Perkuat Stabilitas Ekonomi
- account_circle khasanah
- calendar_month Minggu, 28 Jun 2026 23:49 WIB
- visibility 101
- comment 0 komentar
- print Cetak

Purbaya Sebut Kebijakan Berbasis Riset Kunci Stabilitas Ekonomi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya penguatan kebijakan berbasis bukti untuk memperbaiki kualitas pengambilan keputusan fiskal pusat.
Melalui inisiatif baru, kementerian akan memperkuat jejaring riset dengan perguruan tinggi untuk mendukung penyusunan kebijakan berbasis bukti.
Purbaya menyampaikan hal itu dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia Tahun 2026 di Jakarta, Minggu, 28 Juni 2026, ketika membahas peran riset dalam kebijakan publik dan menekankan kebijakan berbasis bukti sebagai fondasi.
Dia menjelaskan pembentukan Center for Public Finance Research sebagai wadah kolaboratif antara peneliti dan unit-unit di Kementerian Keuangan.
Menurut Purbaya, lembaga ini akan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih akurat dan kredibel melalui penelitian terapan.
Pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan I tahun 2026 tercatat mencapai 5,61 persen.
Inflasi dalam periode yang sama dilaporkan sebesar 3,08 persen.
Purbaya menyebut stabilitas makroekonomi didukung oleh surplus perdagangan dan cadangan devisa yang memadai.
Ia menambahkan bahwa pendapatan negara menunjukkan peningkatan signifikan selama beberapa bulan terakhir.
Sementara itu, realokasi dan percepatan belanja negara dilakukan untuk menopang aktivitas ekonomi domestik.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




