Wamen Kehutanan Rohmat Marzuki dorong restorasi gambut
- account_circle khasanah
- calendar_month Rabu, 1 Jul 2026 21:43 WIB
- visibility 94
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wamenhut Percepatan Restorasi Gambut Perkuat Pemulihan Lahan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan percepatan restorasi ekosistem gambut sebagai prioritas dalam upaya pemulihan lahan terdegradasi di Indonesia.
Program restorasi ekosistem gambut ditempatkan sejajar dengan penanaman pohon dan pemulihan daerah aliran sungai (DAS) dalam strategi nasional.
Rohmat mengatakan restorasi ekosistem gambut penting untuk menyimpan cadangan air, menjaga kesuburan tanah, dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat, ujar Rohmat, Rabu, 1 Juli 2026.
Pemerintah menegaskan komitmen internasional melalui keanggotaan dalam United Nations Convention to Combat Desertification (UNCCD).
Target nasional adalah memulihkan 12,3 juta hektare lahan terdegradasi, termasuk lahan gambut, hingga tahun 2040.
Upaya ini juga mendukung agenda global untuk memulihkan satu miliar hektare lahan rusak pada tahun 2030.
Berdasarkan data Kementerian Kehutanan, hingga 2025 Indonesia telah merehabilitasi lebih dari dua juta hektare lahan terdegradasi melalui skema pembiayaan yang melibatkan pemerintah, sektor swasta, dan mitra internasional.
Rohmat memperingatkan potensi dampak fenomena El Nino 2026 yang diperkirakan berlangsung lebih cepat dan lebih lama.
Dalam catatan Kementerian Kehutanan, kebakaran hutan dan lahan dari Januari hingga Mei 2026 telah menghanguskan sekitar 81 ribu hektare, termasuk lahan mineral dan gambut.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




