Wamen Investasi Todotua gandeng Australia perkuat hilirisasi
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 3 Jul 2026 11:12 WIB
- visibility 123
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu menilai hubungan ekonomi Indonesia-Australia menunjukkan tren penguatan yang nyata melalui penerapan Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA), dan mendorong investasi hilirisasi sebagai pilar utama kerja sama.
Todotua menegaskan bahwa investasi hilirisasi menjadi fokus dalam upaya memperdalam integrasi ekonomi kedua negara.
Pernyataan itu disampaikan saat Todotua tampil pada Indonesia-Australia Business Summit for Indonesia Updates 2026 di Sydney, di mana ia mengundang pelaku usaha Australia untuk memperluas investasi hilirisasi pada sektor prioritas.
Kunjungan kerja resmi Todotua berlangsung pada 29 hingga 30 Juni 2026.
Pada hari pertama, rombongan menggelar pertemuan dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) di Indonesia Investment Promotion Center Sydney.
Agenda dilanjutkan dengan diskusi intensif bersama Pure Battery Technologies terkait peluang investasi pada industri baterai nasional.
Pemerintah menilai investasi tersebut krusial untuk melengkapi rantai pasok baterai yang kini memiliki fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL) dan segera memiliki manufaktur sel baterai.
Todotua menyatakan bahwa mata rantai yang masih diperlukan mencakup pCAM dan katoda.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




