Presiden Prabowo menyebut tamu merampok kekayaan Indonesia
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 13 Jul 2026 04:57 WIB
- visibility 80
- comment 0 komentar
- print Cetak

Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri Jelang Dagang Di Indonesia
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prabowo juga menyinggung aspek budaya yang memengaruhi sikap bangsa; ia menyebut masyarakat Indonesia dikenal ramah dan mudah menerima tamu.
Karakter kebersamaan itu, kata Prabowo, kadang membuat bangsa ini tampak lugu di mata pihak luar.
Sikap murah hati warga sering kali membuat batas antara keramahan dan eksploitasi menjadi kabur.
Ia memberi contoh tradisi sosial sederhana, seperti meminjam gula atau kopi dari tetangga demi menjamu tamu, sebagai ilustrasi keramahan tersebut.
Namun pemerintah akan menyeimbangkan tradisi tersebut dengan kebijakan yang tegas untuk melindungi kepentingan nasional.
Banyak langkah administratif dan hukum yang tengah disiapkan untuk mencegah pengalihan keuntungan sumber daya keluar negeri.
Prabowo menegaskan komitmennya untuk memimpin dengan visi yang berpihak pada kesejahteraan rakyat.
Peningkatan nilai tambah di dalam negeri dan penguatan kelembagaan menjadi bagian dari rencana jangka menengah pemerintah.
Upaya itu meliputi penguatan aturan investasi, pengawasan ekspor, serta peningkatan kapasitas industri lokal.
Pemerintah juga akan mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan hasil alam serta kontrak kerja sama internasional.
Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menahan aliran aset dan memastikan manfaat ekonomi dinikmati oleh masyarakat Indonesia.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




