Menteri Keuangan Purbaya mengatakan 3T menghambat MBG
- account_circle khasanah
- calendar_month Selasa, 14 Jul 2026 22:37 WIB
- visibility 61
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wilayah 3T Masih Jadi Tantangan MBG, Purbaya Soroti Pemerintah
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis masih menemui sejumlah kendala operasional pada tahap awal implementasi.
Ia menyebut kesiapan rantai pasok sebagai salah satu hambatan utama dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis terutama saat menyasar daerah terpencil.
Pemerintah menyiapkan langkah-langkah perbaikan dan mengarahkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar turut memperkuat ekosistem lokal dalam rangka menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis.
Langkah konkret yang diinisiasi adalah mendorong SPPG bermitra dengan Sentra Produksi Rakyat untuk meningkatkan ketersediaan bahan pangan lokal.
Selain itu, SPPG juga diarahkan menjalin kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Skema kemitraan ditargetkan untuk mendorong penyerapan bahan pangan langsung dari petani, peternak, dan nelayan di sekitar lokasi SPPG.
Pernyataan Purbaya disampaikan saat menjawab pandangan Fraksi Partai Demokrat dalam sidang di DPR RI mengenai pelaksanaan program tersebut.
“Pemerintah tidak menutup mata terhadap realita di lapangan. Tantangan awal dalam eksekusi program ini bertumpu pada kesiapan rantai pasok, jalur distribusi pangan, dan kapasitas logistik, terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal,” ujar Purbaya.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



