Airlangga: Gabung WAICO Dorong Ekonomi Digital US$366M 2030
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026 15:47 WIB
- visibility 84
- comment 0 komentar
- print Cetak

Airlangga: Gabung WAICO, Ekonomi Digital Indonesia Capai US$366 Miliar 2030
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Keputusan Indonesia bergabung dengan World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) dinilai memperkuat daya saing nasional dalam pengembangan kecerdasan artifisial.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan masuknya ke dalam WAICO akan mendorong akselerasi teknologi dan investasi di sektor digital, termasuk penerapan kecerdasan artifisial di berbagai industri.
Airlangga memproyeksikan nilai ekonomi digital Indonesia meningkat hampir tiga kali lipat, dari sekitar US$130 miliar pada 2026 menjadi US$366 miliar pada 2030.
Menurutnya, lonjakan nilai tersebut selaras dengan agenda regional yang didorong Indonesia, yakni Digital Economy Framework Agreement (DEFA), yang diharapkan dapat ditandatangani oleh Filipina tahun ini.
Airlangga menegaskan bahwa perkembangan teknologi ini bukan fenomena baru bagi Indonesia.
Pemerintah telah menjalankan inisiatif Industri 4.0 sejak 2018 sebagai landasan transformasi digital dan penerapan kecerdasan artifisial pada sektor manufaktur dan layanan publik.
Keterlibatan di WAICO dipandang sebagai kesempatan memperkuat kapasitas riset, standar regulasi, dan kolaborasi lintas negara.
Kerja sama bilateral dengan China juga mendapat penguatan.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




