Menteri PPPA Arifah Fauzi mengajak anak menolak kekerasan
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 20 Jul 2026 05:11 WIB
- visibility 59
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jelang Hari Anak Nasional 2026, Menteri PPPA Sampaikan Pesan Peduli Anak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menyerukan penolakan kekerasan terhadap anak saat membuka puncak Lokakarya Forum Anak Nasional 2026 yang bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2026 pada Minggu, 19 Juli 2026.
Dalam pidatonya, Arifah menegaskan bahwa upaya penolakan kekerasan terhadap anak harus menjadi gerak kolektif antara anak, keluarga, dan lembaga negara.
Ia mengajak generasi muda untuk berani menyampaikan pendapat dan saling menghormati sebagai bagian dari komitmen penolakan kekerasan terhadap anak.
Arifah mengingatkan pula tentang bahaya penggunaan media sosial yang tidak bijak.
Menurutnya, interaksi digital yang ceroboh dapat membuka jalan bagi pelaku kekerasan, termasuk kasus kekerasan seksual yang bermula dari perkenalan lewat platform daring.
Ia meminta anak-anak lebih waspada saat berkomunikasi di ruang virtual dan menghindari membagikan informasi pribadi kepada orang yang belum dikenal.
Selain mengarahkan pesan kepada anak, Arifah menekankan pentingnya peran orang tua dalam membangun komunikasi yang kuat.
“Benteng bagi anak-anak bukan sekadar pagar fisik, melainkan benteng hati yang dibangun di dalam keluarga,” ucapnya, menandai kebutuhan akan ikatan emosional yang kokoh.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



