BAZNAS dan BKKBN resmi luncurkan Program ZCD untuk mustahik
- account_circle khasanah
- calendar_month Kamis, 20 Agt 2026 10:30 WIB
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Target pengembangan program adalah meluas ke 11 kabupaten/kota di 8 provinsi dengan sasaran menurunkan angka kemiskinan ekstrem.
Menteri Kemendukbangga Dr. H. Wihaji menegaskan sinergi akan terus diperkokoh untuk mendorong kemandirian ekonomi keluarga melalui UPPKA.
Dukungan permodalan melalui program ZCD telah memperlihatkan hasil riil di tingkat kelompok usaha keluarga.
Contoh nyata, kelompok UPPKA di Sumatra Selatan dan Jawa Tengah berhasil meraih omzet di atas Rp100 juta.
Pihak penyelenggara menekankan bahwa pendanaan berasal dari ZIS dan dana sosial keagamaan lainnya untuk menjamin keberlanjutan.
Upaya program juga diarahkan untuk percepatan penurunan angka stunting melalui integrasi layanan kesehatan dan gizi di tingkat komunitas.
Model pembinaan usaha mikro berbasis kelompok dilengkapi dengan pelatihan manajemen usaha dan pendampingan berkala.
Ke depan, evaluasi dan perluasan cakupan program akan dilakukan berdasarkan hasil pelaksanaan pilot project dan data indikator kesejahteraan keluarga.
Penyelenggara berharap penguatan kapasitas dan akses permodalan dapat mendorong keluarga penerima manfaat menuju kemandirian ekonomi.
Pelaksanaan lanjutan akan menyesuaikan kebutuhan daerah sasaran serta keterlibatan aktor lokal untuk menjaga kesinambungan program Zakat Community Development.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




