Breaking News
Trending Tags

BMKG gelar OMC mengatasi defisit Waduk Sepaku dan karhutla

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026 06:06 WIB
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Otorita Ibu Kota Negara (OIKN), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Pemerintah Kalimantan Timur melaksanakan operasi modifikasi cuaca untuk merespons kondisi kritis di wilayah setempat.

Operasi modifikasi cuaca diarahkan untuk mengatasi defisit pasokan air di Waduk Sepaku serta menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG, Budi, mengatakan operasi ini merupakan upaya terpadu lintas lembaga untuk mengatasi kedua masalah tersebut secara simultan.

Kolaborasi antar lembaga difokuskan pada koordinasi teknis dan pemantauan lapangan secara real time.

Waduk Sepaku menjadi salah satu titik prioritas karena mengalami penurunan ketersediaan air yang berdampak pada pasokan lokal.

Upaya mitigasi juga dimaksudkan untuk mengurangi penyebaran karhutla yang berpotensi membahayakan kesehatan publik.

BMKG menyatakan langkah-langkah operasi dirancang berdasarkan pemantauan cuaca dan data hidrologi terkini.

Pemerintah Provinsi Kaltim mendukung pelaksanaan melalui penyediaan sumber daya dan akses lokasi.

BNPB berperan dalam aspek penanganan darurat bila terjadi kondisi kebakaran atau kebutuhan evakuasi.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Tags
Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less